Project Control Center untuk kontraktor, jasa, produksi pesanan, dan proyek internal

Kendalikan proyek dari kontrak, baseline, WBS, RAB, progress, biaya, hingga billing dalam satu sistem.

VibriBOS Manajemen Proyek membantu perusahaan mengelola proyek multi-cabang secara rapi: master proyek, kontrak, WBS/Jadwal, tim dan resource, RAB/BOQ, Change Order/VO, progress lapangan, risiko, material, billing, integrasi lintas modul, dan laporan komprehensif.

Baseline Lock WBS / Jadwal RAB / BOQ CO / VO Progress & Billing
Project Executive Dashboard
Proyek Berjalan
16
Nilai Kontrak
Rp 8,7 M
Risiko Tinggi
4
01
PLANT-02-PRJ-202605-0001Pembangunan Gedung Utama • Progress 63%
Active
02
Baseline V1 ApprovedWBS, Jadwal, dan RAB terkunci
Locked
03
CO/VO Tambahan PekerjaanDelta kontrak & dampak jadwal tercatat
Review
Baseline resmi mengunci WBS, Jadwal, dan RAB agar perubahan wajib lewat CO/VO.
Integrasi modul menghubungkan proyek ke inventory, procurement, akuntansi, pajak, approval, dan billing.
Proyek lebih terkendali Manajemen bisa membaca kontrak, biaya, progress, risiko, billing, dan kesehatan proyek dari satu layar.
Manfaat Utama

Satu pusat kendali untuk proyek, biaya, progress, resource, approval, dan laporan.

Modul ini dibuat untuk perusahaan yang menjalankan proyek bernilai besar: kontraktor, jasa implementasi, produksi pesanan, maintenance, proyek internal, atau pekerjaan multi-cabang yang membutuhkan kontrol formal.

13tab utama: Dashboard, Proyek, Baseline, WBS, Tim, RAB, CO/VO, Progress, Risiko, Material, Billing, Integrasi, Laporan
4KPI awal dashboard: total proyek, proyek berjalan, nilai kontrak, biaya aktual
Lockbaseline approved mengunci WBS/Jadwal/RAB agar perubahan resmi lewat CO/VO
Auditriwayat baseline, CO/VO, material, billing, integrasi, dan laporan cetak proyek
Kontrol Enterprise

Dirancang untuk proyek yang butuh disiplin kontrak, budget, approval, dan perubahan resmi.

Fitur baseline dan CO/VO membuat data proyek tidak berubah sembarangan setelah disetujui. Ini penting untuk kontraktor nasional, proyek multi-tim, dan perusahaan dengan audit internal.

BL

Baseline Proyek & Lock Control

Baseline menyimpan snapshot resmi WBS, Task/Jadwal, dan RAB/BOQ. Setelah disetujui, perubahan langsung dikunci dan wajib melalui Change Order / Variation Order.

  • Draft baseline, submit, approve, reject, dan log baseline.
  • Status baseline proyek, baseline aktif, versi baseline, dan status lock.
  • Snapshot WBS, Task/Jadwal, dan RAB/BOQ saat baseline dibuat.
  • Peringatan “Baseline terkunci” pada WBS/Jadwal dan RAB/BOQ.
Baseline V1 Approval Lock Audit Trail
CO

Change Order / Variation Order

CO/VO mengontrol perubahan pekerjaan, tambah/kurang nilai kontrak, dampak pajak, dampak billing, perubahan jadwal, risiko, dan status approval.

  • Jenis CO/VO: variation order, change order, tambah pekerjaan, kurang pekerjaan, klaim, perpanjangan waktu, scope change.
  • Item CO/VO terhubung ke WBS, Task, dan item RAB/BOQ.
  • Delta kontrak, delta pajak, dampak hari, risiko, dan approval status.
  • Status workflow dan riwayat log perubahan status.
CO/VO Delta Kontrak Dampak Hari Approval
Fitur Manajemen Proyek

Semua kebutuhan proyek dari awal sampai closing berada dalam satu modul.

Konten landing page ini dirangkum dari halaman backend `proyek.php`: mulai dari ACL proyek, filter cabang, tab dashboard, master proyek, baseline, WBS/Jadwal, tim/resource, RAB/BOQ, CO/VO, progress, risiko, material, billing, integrasi, sampai laporan.

04

WBS / Jadwal

Pecah proyek menjadi struktur pekerjaan dan aktivitas yang bisa dipantau progress-nya.

  • WBS parent-child, kode WBS, nama pekerjaan, bobot, progress, anggaran, status.
  • Task/Jadwal dengan PIC, tanggal mulai-selesai, prioritas, estimasi jam, estimasi biaya.
  • KPI total WBS, total task, task berjalan, task selesai.
05

Tim & Resource

Kelola role proyek, tenaga kerja, alat, kendaraan, vendor, subkontraktor, dan assignment resource.

  • Role: Project Manager, Site Manager, QS, Finance, Procurement, Safety Officer, staff.
  • Hak khusus: PIC utama, approval proyek, notifikasi.
  • Resource: manpower, equipment, vehicle, vendor, subcontractor, material support.
  • Assignment resource ke WBS / Task, jam rencana, jam aktual, biaya rencana, biaya aktual.
06

RAB / BOQ

Kelola budget proyek, item pekerjaan, material, upah, alat, subkontrak, jasa, overhead, dan biaya aktual.

  • Item RAB berdasarkan jenis: material, labor, equipment, subcontract, service, overhead, other.
  • Qty, satuan, harga satuan, subtotal, markup, pajak, total, komitmen, biaya aktual.
  • KPI jumlah item, total RAB, komitmen biaya, biaya aktual.
  • Badge sumber “RAB dari CO/VO” untuk item hasil apply perubahan.
07

Change Order / VO

Kontrol perubahan pekerjaan agar dampak biaya, kontrak, pajak, billing, dan jadwal tercatat formal.

  • Header CO/VO: nomor, jenis, sumber permintaan, judul, tanggal, requested by, dampak utama, risiko.
  • Item CO/VO: WBS, task, relasi RAB, qty delta, harga, pajak, total delta, dampak hari.
  • Workflow status dan log approval.
08

Progress Lapangan

Catat laporan harian/mingguan lapangan yang memperbarui progress task, WBS, dan ringkasan proyek.

  • Tanggal progress, WBS, task, progress fisik, progress keuangan.
  • Tenaga kerja, cuaca, ringkasan pekerjaan, kendala, rencana berikutnya.
  • Status draft/submitted/approved/rejected/cancelled dan approval status.
09

Risiko / Kendala

Kelola hambatan proyek, prioritas tindakan, PIC, deadline penyelesaian, dan akar masalah.

  • Kategori: umum, teknis, material, keuangan, klien, safety/K3, kualitas, jadwal, legal.
  • Tingkat dampak: rendah, sedang, tinggi, kritis.
  • KPI total kendala, terbuka, terlambat, high/critical.
10

Material Proyek

Kelola kebutuhan material berdasarkan WBS/Task dan status permintaan.

  • Kode material, nama material, qty, satuan, tanggal dibutuhkan.
  • Prioritas, status, approval, dan catatan.
  • Status: draft, requested, submitted, pending, approved, rejected, issued, fulfilled, received, cancelled.
  • Riwayat perubahan kebutuhan material.
11

Billing / Termin

Kelola tagihan proyek, termin, retensi, pajak, invoice, pembayaran, dan sisa piutang.

  • Billing type: down payment, progress, retention, final, other.
  • Progress ditagihkan, subtotal, tanggal billing, jatuh tempo, retensi, pajak, total, paid amount, outstanding.
  • Status draft, submitted, approved, invoiced, partial, paid, cancelled.
  • Riwayat billing dan timeline aktivitas.
12

Integrasi Modul

Hubungkan proyek dengan dokumen dan transaksi dari modul lain agar data tidak terpisah.

  • Modul: produksi, transaksi, akuntansi, pajak, approval, notifikasi, procurement, inventory, payroll, other.
  • Ref type: invoice, payment, journal, PO, PR, sales order, production order, stock movement, tax invoice, approval request.
  • Nominal dokumen, status dokumen, arah data, status koneksi, detail meta, dan timeline koneksi.
Alur Kerja Proyek

Dari proyek baru sampai laporan closing, semua berjalan dalam alur yang bisa diaudit.

Alur paling aman untuk proyek enterprise adalah membuat master proyek, menyusun WBS/RAB, menetapkan baseline, lalu mengelola progress, risiko, material, billing, dan perubahan resmi melalui CO/VO.

Baseline ResmiWBS + Jadwal + RAB disimpan sebagai snapshot versi resmi proyek.
Perubahan FormalPerubahan setelah baseline disetujui wajib lewat Change Order / Variation Order.
Kontrol ProyekProgress, actual cost, billing, outstanding, risiko, material, dan integrasi dibaca dalam laporan komprehensif.
1

Buat master proyek

Isi kode, nama, cabang, klien, kontrak, tipe proyek, nilai kontrak, budget awal, periode, risiko, lokasi, dan catatan.

2

Susun WBS, jadwal, tim, resource, dan RAB

Pecah pekerjaan, tentukan task, PIC, resource, item BOQ, anggaran, dan estimasi biaya.

3

Buat dan approve baseline

Baseline menyimpan snapshot resmi dan mengunci data agar tidak berubah sembarangan.

4

Jalankan progress dan kontrol risiko

Catat progress lapangan, kendala, material, resource assignment, dan approval sesuai kebutuhan.

5

Kelola billing, integrasi, dan laporan

Atur termin, invoice, pembayaran, piutang, koneksi modul, dan laporan kesehatan proyek.

Kenapa penting?

Proyek besar tidak cukup dicatat; harus dikendalikan dengan baseline, biaya, progress, approval, dan bukti.

Tanpa kontrol proyek yang rapi, perusahaan mudah kehilangan jejak: perubahan scope tidak tercatat, biaya aktual melewati RAB, billing tertunda, material tidak sinkron, dan laporan manajemen tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

Kontrol scope lebih disiplin

Baseline dan CO/VO membantu membedakan pekerjaan awal dengan pekerjaan tambahan atau pengurangan resmi.

Budget vs aktual lebih jelas

RAB, komitmen biaya, aktual, dan biaya resource membantu membaca margin proyek lebih dini.

Progress dan billing sinkron

Progress lapangan menjadi dasar kontrol termin, invoice, retensi, pajak, pembayaran, dan outstanding.

Terhubung ke modul lain

Proyek dapat dikaitkan dengan procurement, inventory, produksi, transaksi, akuntansi, pajak, approval, payroll, dan dokumen.

Peta Modul

Rangkuman area kerja Manajemen Proyek VibriBOS.

Setiap area mengontrol bagian berbeda dari proyek, tetapi semuanya bermuara pada laporan kesehatan proyek dan keputusan manajemen.

ACL ProyekAccess, dashboard, project, WBS, budget, schedule, team, progress, issue, material, billing, finance, approval, integration, file, report, admin.
Filter CabangCabang memisahkan proyek, biaya, progress, approval, transaksi, produksi, dan laporan.
DashboardTotal proyek, proyek berjalan, nilai kontrak, biaya aktual, status, risiko/terlambat.
ProyekMaster proyek, klien, kontrak, tipe, prioritas, status, periode, kontrak, budget, progress, risiko, lokasi.
BaselineDraft, submit, approve, reject, snapshot, lock, log baseline.
WBS / JadwalWBS parent-child, task, PIC, jadwal, progress, status, estimasi jam dan biaya.
Tim & ResourceAnggota tim, role proyek, hak khusus, resource, assignment ke WBS/Task.
RAB / BOQItem pekerjaan/material, qty, satuan, harga, markup, pajak, komitmen, aktual.
CO / VOHeader perubahan, item perubahan, delta kontrak, delta pajak, dampak hari, workflow approval.
ProgressProgress fisik/keuangan, tenaga kerja, cuaca, kendala, rencana berikutnya, approval.
Risiko / KendalaKategori, severity, prioritas, PIC, due date, root cause, action plan, result note.
MaterialKebutuhan material, WBS/Task, qty, prioritas, status, approval, riwayat.
BillingTermin, progress ditagihkan, retensi, pajak, invoice, paid, outstanding, history.
IntegrasiKoneksi proyek ke produksi, transaksi, akuntansi, pajak, approval, procurement, inventory, payroll.
LaporanKesehatan proyek, kontrak, aktual, laba, progress, billed, paid, outstanding, cash, RAB, pajak, integrasi.
Cetak LaporanMode print report hanya section laporan agar siap dibaca manajemen.

Kesehatan Proyek

Status: Perlu Pantau

Budget vs Actual

Pemakaian RAB: 62%

Progress & Billing

Progress: 63%

Kas Proyek

Cash Position: Positif
Output Laporan

Laporan proyek tidak hanya menampilkan angka, tetapi memberi sinyal kendali.

Tab Laporan menyajikan ringkasan kesehatan proyek untuk owner dan manajemen: nilai kontrak, biaya aktual, estimasi laba, progress, tagihan, pembayaran, piutang, posisi kas, RAB, pajak, jumlah integrasi, status, risiko, periode, klien, kontrak, cabang, dan catatan sistem.

  • KPI: kesehatan proyek, nilai kontrak, biaya aktual, estimasi laba, progress proyek, billed, paid, outstanding, posisi kas, RAB, pajak billing, koneksi modul.
  • Ringkasan kendali proyek: status, risiko, periode, klien, nomor kontrak, cabang, dan catatan sistem.
  • Jumlah data proyek: WBS, task, progress, material, billing, integrasi, dan data pendukung lain.
  • Cetak laporan proyek dengan mode print khusus agar topbar, filter, dan elemen non-laporan tidak ikut tercetak.
  • Cocok untuk rapat direksi, progress meeting, evaluasi kontraktor, audit internal, dan laporan project owner.

Siap membuat manajemen proyek perusahaan lebih terkendali?

Gunakan VibriBOS Manajemen Proyek untuk menyatukan kontrak, WBS, baseline, RAB, CO/VO, progress, material, billing, integrasi, dan laporan dalam satu sistem.