Produksi, Pengadaan, Mutu, dan Operasional dalam Satu Sistem

Kendalikan proses produksi dari rencana sampai barang jadi secara rapi dan terukur.

VibriBOS Produksi membantu perusahaan mengatur plant, periode produksi, master barang, BOM, routing, MPS/MRP, Manufacturing Order, aktivitas shopfloor, QC, procurement, receiving, audit, mapping akun, dan laporan operasional dalam satu dashboard modern.

Multi Plant MPS / MRP Manufacturing Order Shopfloor & QC PR / PO / Receiving
Executive Summary Produksi
MO Berjalan
18
PR Belum Selesai
7
QC Lulus
96%
PO Terlambat
3
Periode & plant aktif menjaga data produksi tidak bercampur antar unit.
MRP suggestion membantu membuat kebutuhan MO atau PR dari demand.
QC release memastikan hasil produksi aman sebelum complete.
Produksi lebih terkendali Rencana, bahan, pekerjaan lantai produksi, kualitas, dan laporan berada dalam satu alur.
Manfaat Utama

Modul produksi yang membantu perusahaan membaca kondisi operasional secara cepat.

Dari demand sampai penerimaan barang, sistem membantu menutup celah antara rencana, eksekusi, pengadaan, mutu, dan laporan manajemen.

12 area kerja: setup, master, CRM, plan, MO, shopfloor, QC, procurement, receiving, laporan, audit, impor/ekspor
1 plant aktif sebagai konteks produksi dan lock period
End-to-End dari demand, MRP, PR/PO, receiving, produksi, QC, sampai laporan
Audit mapping akun, trail aktivitas, document attachment, dan preview GL
Fitur Produksi

Dirancang untuk produksi, operasional, procurement, QC, finance, dan manajemen.

Konten landing page ini dirangkum dari halaman backend Produksi & Operasional VibriBOS yang memuat setup periode, data master, demand, MPS/MRP, MO, shopfloor, QC, procurement, receiving, laporan, audit, dan impor/ekspor.

01

Periode & Pengaturan

Atur periode produksi, status setup, dan lock period agar transaksi ISSUE, RETURN, COMPLETE, dan TIME tidak salah bulan.

  • Status setup: Draft, Approved, Closed.
  • Lock dan unlock periode produksi.
  • Ringkasan item, BOM, dan routing.
02

Multi Plant / Entitas

Setiap plant memiliki konteks setup produksi sendiri agar data antar cabang, pabrik, atau unit tidak tercampur.

  • Pilih plant aktif.
  • Buat, ubah, dan kelola plant.
  • Cleanup legacy data yang belum site-aware.
03

Data Master Produksi

Kelola fondasi produksi seperti barang, formula, tahapan proses, pusat kerja, konversi satuan, dan kalender kerja.

  • Items, BOM, routing, workcenter.
  • UoM conversion dan kalender shift.
  • Lampiran dokumen untuk formula dan SOP produksi.
04

Demand, MPS & MRP

Masukkan forecast atau sales order, jalankan MPS/MRP, lalu hasilkan suggestion kebutuhan produksi dan pembelian bahan.

  • Demand dari forecast, SO, atau dependent demand.
  • Run MPS dan MRP berdasarkan tanggal.
  • Accept suggestion menjadi MO atau PR.
05

Manufacturing Order

Buat perintah produksi resmi untuk barang jadi atau setengah jadi, lalu jalankan status create, release, start, hold, cancel, dan print.

  • Kebijakan MTS, MTO, ATO, ETO.
  • Mode intermittent atau continuous.
  • Lampiran dokumen per MO.
06

Shopfloor Transactions

Catat aktivitas lantai produksi mulai dari issue material, return, complete hasil, byproduct, scrap, sampai waktu operator.

  • Issue dan return material.
  • Complete barang bagus, scrap, dan byproduct.
  • Catatan waktu labor atau machine.
07

Quality Control

Kelola spesifikasi QC, hasil inspeksi visual/dimensi, slip QC, dan QC Release sebelum hasil produksi boleh di-complete.

  • QC Spec berbasis code, name, scope, visual, dim min/max.
  • QC Result per MO, op, staff, tanggal.
  • Approval release untuk menjaga mutu.
08

Procurement Produksi

Kelola supplier, purchase request, purchase order, approval, detail line, dan cetak dokumen pengadaan.

  • Supplier dengan lead time dan MOQ.
  • PR header + line kebutuhan bahan.
  • PO header + line, ETA, supplier, dan approval.
09

Receiving Barang

Terima barang dari PO dengan validasi sisa item, histori penerimaan, lampiran dokumen, dan status integrasi inventory/akuntansi.

  • PO dengan sisa balance.
  • Input qty, lot, serial, dan catatan.
  • Status inventory dan akuntansi.
Alur Kerja

Dari permintaan pelanggan sampai barang jadi dan laporan manajemen.

Modul Produksi menyambungkan perencanaan, pengadaan bahan, perintah kerja, aktivitas lantai produksi, pengendalian mutu, dan laporan operasional dalam satu proses.

Demand → MPS → MRP Kebutuhan produksi dihitung dari forecast, sales order, atau dependent demand.
MRP → MO / PR Suggestion bisa diterima menjadi Manufacturing Order atau Purchase Request bahan.
MO → Shopfloor → QC → Complete Produksi berjalan dari issue material, catatan waktu, QC release, sampai hasil masuk stok.
1

Siapkan plant dan periode

Pilih entitas/plant aktif, atur periode, dan pastikan setup produksi sudah sesuai.

2

Isi data master

Lengkapi item, BOM, routing, workcenter, UoM conversion, dan kalender produksi.

3

Jalankan perencanaan

Masukkan demand, run MPS/MRP, lalu proses suggestion menjadi MO atau PR.

4

Eksekusi produksi

Create, release, start MO, lalu catat issue, return, complete, byproduct, scrap, dan waktu.

5

Kontrol mutu dan laporan

Simpan hasil QC, jalankan approval release, pantau ringkasan eksekutif, dan cetak laporan lengkap.

Kontrol Operasional

Bukan hanya mencatat produksi, tetapi menjaga kendali proses dan risiko.

Produksi yang baik membutuhkan data master rapi, bahan tersedia, operator tercatat, kualitas terjaga, dokumen lengkap, dan laporan yang bisa dibaca cepat.

Kontrol bahan dan stok

Issue, return, complete, kardex, stock balance, receiving PO, dan integrasi inventory membantu mencegah stok dobel atau tidak tercatat.

Mutu sebelum complete

QC Result dan QC Release membantu memastikan produk tidak langsung masuk selesai jika belum memenuhi standar kualitas.

Procurement terhubung

PR dan PO dari kebutuhan produksi bisa dipantau, diajukan approval, dicetak, dan diterima secara bertahap.

Audit dan akuntansi siap

Mapping akun, audit trail, preview GL receiving PO, dan document attachment membuat proses lebih siap untuk kontrol manajemen.

Area Modul

Semua area penting produksi tersedia dalam satu halaman kerja.

Backend Produksi VibriBOS membagi proses ke area yang jelas sehingga tim bisa bekerja sesuai fungsi masing-masing.

0. Periode & Pengaturan Setup periode, status, lock, unlock.
1. Data Master Items, BOM, routing, workcenter, UoM, kalender.
2. Pelanggan & Permintaan CRM dan demand pelanggan.
3. Perencanaan Produksi Demand, MPS, MRP, suggestion, jadwal MO.
4. Perintah Produksi Manufacturing Order dan lifecycle produksi.
5. Aktivitas Lantai Produksi Issue, return, complete, byproduct, waktu operator.
6. Pemeriksaan Mutu QC Spec, QC Result, slip QC, QC Release.
7. Pengadaan Bahan Supplier, PR, PO, approval, print.
8. Penerimaan Barang Receiving PO, histori, inventory, akuntansi.
9. Laporan Produksi Ringkasan operasional, PR, PO, QC, operator.
10. Audit & Mapping Akun Account map, audit trail, preview GL.
11. Impor / Ekspor Snapshot master dan impor JSON.

Ringkasan Operasional

Status: Terkendali

MO Tersentuh

18 MO

PR / PO

7 PR • 3 PO

QC & Operator

QC Lulus 96%
Output Laporan

Laporan produksi yang bisa dibaca owner, kepala produksi, procurement, QC, dan finance.

Laporan produksi tidak hanya menampilkan tabel transaksi, tetapi juga ringkasan eksekutif, PR, PO, QC, aktivitas operator, saldo stok, kardex, dan laporan lengkap yang bisa dicetak atau disimpan sebagai PDF.

  • Ringkasan eksekutif produksi: aktivitas transaksi, MO, PR, PO, dan QC gagal.
  • Laporan PR dan PO dengan filter tanggal, status, dan supplier.
  • Laporan QC dengan status lulus/gagal dan approval release.
  • Laporan aktivitas operator, workcenter, menit kerja, dan jenis labor/machine.
  • Stock balance, kardex, ekspor Excel, PDF, print, dan laporan lengkap.

Siap membuat proses produksi lebih rapi dan terkendali?

Gunakan VibriBOS Produksi untuk menyatukan perencanaan, eksekusi, pengadaan, QC, inventory, audit, dokumen, dan laporan operasional perusahaan.